Cara Pengendalian Hama Lanas (cylas formicarius) pada Ubi Jalar menggunakan FERO LANAS

4
Apr 2023
Kategori : Article
Penulis : admin
Dilihat :171x

Ubi jalar (Ipomoea batatas L.) merupakan salah satu jenis umbi penghasil karbohidrat yang dapat digunakan sebagai sumber pangan alternatif dan bahan pembuat pakan. Di Indonesia ubi jalar merupakan tanaman yang telah lama dikenal dan dibudidayakan oleh masyarakat. Hal ini dapat dilihat dari produksi tanaman ubi jalar di wilayah Indonesia (BPS, 2014). Ubi jalar juga sudah dikenal secara luas bahkan di beberapa tempat seperti Indonesia bagian timur ubi jalar masih dipergunakan sebagai makanan pokok. Kebutuhan ubi jalar akan terus mengalami peningkatan mengingat ubi jalar merupakan tanaman pangan penting setelah padi dan jagung.

Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi keberhasilan budidaya ubi jalar adalah adanya serangan hama pada tanaman ubi jalar. Hama lanas/boleng merupakan (Cylas formicarius) merupakan salah satu hama utama pada tanaman ubi jalar dan dapat menurunkan hasil panen sebanyak 20-70% (Kabi  et al., 2003). Permukaan kulit yang terserang hama tersebut menjadi berlubang dan memiliki bau yang khas. Umbi yang terserang berpengaruh terhadap kualitas hasil karena umbi yang terserang akan terasa pahit.

FERO LANAS merupakan feromon yang dapat menarik hama boleng/lanas jantan, berbahan organik yang ramah lingkungan, tidak merusak struktur tanah dan tidak berbahaya bagi manusia. Keunggulan FERO LANAS antara lain menarik dan menangkap hama secara massal, mengurangi populasi hama sehingga hasil panen meningkat, penggunaan aman dan ramah lingkungan.  Penggunaan FERO LANAS pada tanaman dapat mengendalikan populasi hama boleng sehingga produksi ubi jalar dapat lebih meningkat baik secara kualitas maupun kuantitas.

Gunakan FERO LANAS untuk pengendalian hama boleng pada tanaman ubi jalar 😊

Tidak ada komentar

Tinggalkan komentar